Japchae, Bihun Goreng Ala Korea Yang Sehat!

0 Comments 11:27 pm

Sudahkah Anda coba Japchae (mie ubi jalar Korea yang digoreng dengan sayuran dan daging) yang mirip dengan bihun goreng ini? Resep ini dapat tunjukkan kepada Anda betapa mudahnya memasak hidangan mie Korea yang paling disayangi ini di rumah! Japchae adalah hidangan mie dan sayuran tumis yang gurih dan sedikit manis yang populer dalam masakan Korea. Berbeda dengan bihun goreng Indonesia yang dapat menambahkan beberapa tambahan daging seperti ikan teri, daging sapi, atau bahkan olahan kerang dara.

Japchae biasanya diolah dengan dangmyeon sejenis mi plastik yang terbuat dari tepung ubi jalar; mie dicampur dengan berbagai macam sayuran, daging, jamur, dan dibumbui dengan kecap dan minyak wijen. Setelah hidangan kerajaan, Japchae sekarang salah satu yang paling populer hidangan perayaan tradisional, sering disajikan pada acara-acara khusus, seperti pernikahan, ulang tahun (terutama dol, ulang tahun pertama, dan hwangap, yang keenam puluh), dan hari libur. Japchae juga merupakan makanan yang sering dijadikan hidangan ringan saat kumpul di Korea, ntah di tempat karaoke ataupun saat bermain bandar sbobet resmi.

Ini juga populer di perjamuan, pesta, dan pot lucks, karena kemudahan persiapan massal dan penyajian yang fleksibel: japchae dapat disajikan hangat, pada suhu kamar, atau dingin dari lemari es, dan bisa dimakan baru dibuat atau lusa. Japchae biasanya disajikan sebagai banchan (lauk), meski bisa juga dimakan sebagai hidangan utama. Kadang-kadang disajikan di atas nasi sebagai japchae-bap

Sejarah Terbuatnya Japchae

Menurut Catatan yang Benar dari Dinasti Joseon, nama tersebut awalnya mengacu pada hidangan sayur dan jamur yang digoreng, pertama kali dibuat pada awal abad ke-17 oleh Yi Chung (1568‒1619) untuk jamuan makan di istana Raja Gwanghaegun. Raja sangat menyukai hidangan itu sehingga dia menghadiahkan Yi dengan mempromosikannya ke posisi peringkat tinggi.

Setara dengan posisi sekretaris Departemen Keuangan, dan japchae menjadi perlengkapan masakan istana kerajaan Korea. Dimasak tanpa mi atau daging pada saat itu, japchae dianggap sebagai hidangan mewah dan elegan yang disajikan untuk keluarga kerajaan dan pejabat tinggi. Mentimun, lobak, dan jamur shiitake termasuk di antara sayuran yang digunakan pada periode ini.

Japchae, seperti hidangan kerajaan lainnya, akhirnya diadopsi ke dalam masakan rakyat biasa bermain game slot yang paling selalu menang jackpot. Popularitasnya meningkat kemudian pada abad ke-20 ketika mi plastik yang terbuat dari tepung ubi jalar diperkenalkan ke Korea dari Tiongkok. Mi telah menjadi bahan integral dan utama japchae. Daging sapi dan daging lainnya telah ditambahkan ke dalam hidangan mi, sementara eksperimen dan adaptasi telah menghasilkan banyak variasi tanpa mi yang dibuat dengan makanan laut, herba, paprika, tauge, dan bahan lainnya.

3 Langkah Mudah Membuat Japchae

  • Potong seluruh bahan jadi irisan tipis / potongan korek api.
    Agar bisa tercampur rata dengan mie panjang, bahan-bahannya kudu mirip bentuknya. Dengan begitu selagi Anda menyantapnya, seluruh bahan dapat menempel terhadap mie dan miliki rasa yang lebih sepadan di mulut Anda.
  • Tumis, rebus, dan masak tiap tiap bahan secara terpisah.
    Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kita tidak menumis seluruh bahan yang ada di wajan. Dan inilah kuncinya. Setiap bahan, baik bawang bombay, wortel, atau jamur shiitake kudu dimasak terpisah . Mengapa? Karena tiap tiap bahan miliki tekstur yang tidak sama dan membutuhkan selagi memasak yang tidak sama pula dari berita di daftar slot online Anda tidak mendambakan bahan-bahannya terlampau layu dan kehilangan teksturnya dengan memasak seluruhnya bersama-sama.

    Dan Anda tidak mendambakan bawang dan jamur Anda jadi warna oranye karena wortel atau paprika merah, dan ini dapat terjadi selagi Anda memasak seluruh bahan bersama-sama didalam wajan yang sama. Jaga sehingga tiap tiap warna selamanya bagus dan cerah!

  • Campur semuanya.
    Tunggu, namun ingat untuk mencampurkan saus dan mi khususnya dahulu! Mie kudu menyerap seluruh rasa berasal dari sausnya khususnya dahulu sebelum saat dicampur dengan sayuran dan daging.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *